ETIKA PROFESI NON FORMAL WARUNG KLONTONG

0
Sabtu, Juni 28, 2014
Nama : Pungky Fajar Adijaya
Npm : 18110973
Kelas : 4KA28
tugas ke 1

Pada postingan ini saya akan membahas mengenai etika profesi non formal warung klontong yaitu warung pinggir jalan, tempat dimana biasanya banyak orang kumpul-kumpul untuk sekedar mengobrol atau mengopi sambil beristirahat.


Dari pengamatan yang dilakukan untuk membuka warung klontong harus memiliki surat ijin atau syarat-syarat tertentu diantaranya:


  • ·         Memiliki surat ijin usaha dari RT/RW setempat.
  • ·         Memiliki Lapak atau tempat usaha yang strategis.
  • ·         Memiliki modal usaha.
  • ·         Sopan terhadap pembeli.
  • ·         Tidak mengganggu lalu lintas dan kenyamanan warga.

Berikut ini saya melakukan pengecekan langsung ke warung klontong dekat tempat tinggal saya.  Jajanan di warung klontong pada umumnya bersifat sederhana dan tidak memerlukan peralatan dapur yang sangat lengkap. Kopi dan mie instan hampir selalu dapat ditemui, demikian pula makanan ringan seperti gorengan, minuman seperti, teh dan minuman ringan.

Kemudian dari segi etika saya menanyakan langsung kepada pemilik warung, apa saja etika yang di perlukan dalam usaha warung klontong.

  • ·     Makanan yang di  jajakan haruslah bersih dan higienis agar pembeli puas.
  • ·  Harga yang di tawarkan haruslah murah dan bisa mendapatkan keuntungan dari hasil jajanan yang dijual, karena warung klontong merupakan tempat berkumpul untuk kalangan menengah ke bawah.
  • ·         Ramah dan Sopan dalam melayani pelanggan
  • ·         Jumlah pekerja tidak terlalu banyak
  • ·         Dalam menjalankan usaha tidak memerlukan pendidikan formal
  • ·         Teknologi yang digunakan sangat sederhana
  • ·         Jam usaha tidak teratur
  • ·         Ruang lingkup usahanya kecil
  • ·         Umumnya hanya dilakukkan oleh anggota keluarga
Inilah sedikit pengamatan saya kepada warung klontong dekat rumah saya yang saya tulis untuk melengkapi tugas etika profesi nonformal.

Referensi:
Pemilik warung uci sanusi dan aang abdul kohhar

About the author

Donec non enim in turpis pulvinar facilisis. Ut felis. Praesent dapibus, neque id cursus faucibus. Aenean fermentum, eget tincidunt.

0 komentar: